Dampak Ekonomi Konser Coldplay dan Taylor Swift: Jakarta dan Singapura
Dampak Ekonomi Konser Coldplay dan Taylor Swift: Jakarta dan Singapura Sekitar akhir Maret 2026 lalu, pihak LPEM FEB UI merilis publikasi makalah yang menganalisis dampak ekonomi dari gelaran konser musik berskala besar dengan membandingkan penampilan Coldplay dan Taylor Swift di Indonesia dan Singapura. Temuan menunjukkan perbedaan substansial baik dalam skala maupun struktur dampak ekonomi antara kedua negara, meskipun menampilkan artis global yang serupa. Kerangka yang dipakai Mereka pakai input-output model (Leontief) untuk dekomposisi dampak ke direct , indirect , dan induced effects across empat indikator: output , value added (≈ kontribusi GDP), household income , dan employment . Datanya pakai IO Table Indonesia 2020 dan Singapura 2022, dengan asumsi pengeluaran spectator yang divalidasi langsung — penulisnya beneran nonton konsernya. Yang penting: studi ini hanya menghitung spending dari penonton, bukan belanja pemerintah atau infrastruktur (sehingga subsidi STB/Singap...