Postingan

Music Flamingo: Model Kecerdasan Buatan Musik ala NVIDIA

Gambar
Music Flamingo: Model Kecerdasan Buatan Musik ala NVIDIA   Yang kita kenal selama ini  NVIDIA adalah merupakan perusahaan teknologi multinasional Amerika yang merancang unit pemroses grafis (GPU) untuk pasar gim dan profesional, serta unit system on a chip (SoC) untuk komputasi seluler dan pasar otomotif.  GPU NVIDIA digunakan di pemelajaran dalam/ deep learning , kecerdasan buatan, dan analitik yang dipercepat. Perusahaan tersebut mengembangkan deep learning berbasis GPU untuk menggunakan kecerdasan buatan dalam mendekati masalah seperti deteksi kanker, prediksi cuaca, kendaraan tanpa pengemudi... dan nampaknya berminat juga untuk mengutak-atik sektor musik. ♯ Akhirnya dirilis Music Flamingo (MF), model kecerdasan buatan untuk memahami musik yang dikembangkan oleh NVIDIA bersama dengan University of Maryland. Model ini dirancang untuk menganalisis, mendeskripsikan, dan menjawab pertanyaan tentang lagu dengan tingkat kedetailan seperti manusia.  Pemahaman musik...

Parameter Penentuan Royalti Diatur dalam Peraturan Perundang-Undangan

Gambar
Parameter Penentuan Royalti Diatur dalam Peraturan Perundang-Undangan   Akhirnya permohonan para musisi tentang uji materiil UU Hak Cipta dikabulkan sebagian oleh MK. Dalam putusan tersebut, Mahkamah mengabulkan sejumlah poin permohonan Pemohon terkait royalti dan sanksi pidana dalam UU Hak Cipta. Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan untuk sebagian permohonan yang diajukan oleh Tubagus Arman Maulana atau dikenal Armand Maulana, Nazriel Irham atau akrab disapa Ariel, bersama 27 musisi lainnya yang tergabung dalam Gerakan Satu Visi . Dalam Putusan Nomor 28/PUU-XXIII/2025 tersebut, Mahkamah memberikan tafsir baru pada aturan mengenai pihak yang dapat menggunakan ciptaan secara komersial dalam Pasal 23 ayat (5) UU Hak Cipta; aturan pemberian imbalan royalti dalam Pasal 87 ayat (1) UU Hak Cipta; dan aturan sanksi pidana dalam Pasal 113 ayat (2) UU Hak Cipta. Dalam Amar Putusannya, Mahkamah menyatakan frasa “Setiap Orang” dalam norma Pasal 23 ayat (5) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 te...

Kebocoran Data Spotify Skala Besar: Dampaknya bagi Industri Musik dan AI

Gambar
Kebocoran Data Spotify Skala Besar: Dampaknya bagi Industri Musik dan AI Kebocoran data Spotify dalam skala besar kembali membuka mata industri musik digital. Sebuah kelompok aktivis pembajakan, Anna’s Archive , dilaporkan telah melakukan scraping terhadap Spotify dan menyebarkan ratusan juta metadata lagu serta puluhan juta file musik ke jaringan peer-to-peer (P2P).  Peristiwa ini bukan sekadar isu pembajakan, melainkan 'ancaman struktural' bagi model bisnis streaming musik, perlindungan hak cipta, dan masa depan AI musik.  Situs Anna’s Archive termasuk kontroversial, karena secara lahiriah situs ini tidak hanya merupakan situs bajakan tempat mengunduh ebook , tetapi juga memposisikan dirinya sebagai arsipis yang menyimpan data dan dokumen untuk masa depan.  Langkah terbaru dari "perpustakaan paling terbuka dalam sejarah umat manusia" ini adalah mereka "mem backup Spotify". Lebih dari itu, seluruh perpustakaan konten Spotify dirilis dalam serangkaian ...

Mengupas Model Bisnis "Royalty Backed Note"

Gambar
Mengupas Model Bisnis "Royalty Backed Note" Berdasarkan analisa sekilas dari artikel dan praktik industri, "Royalty Backed Note" dalam kesepakatan The Weeknd kemungkinan besar adalah sebuah instrumen keuangan (surat utang) yang nilainya dijaminkan (di- backing ) oleh aliran royalti masa depan dari katalog musiknya. Ini adalah struktur inovatif yang berbeda dari penjualan katalog langsung.  Ini bukan merupakan penjualan aset sepenuhnya. The Weeknd kemungkinan besar meminjam sejumlah besar uang (sekitar 16,6 triliun) dari Lyric Capital Group . Sebagai jaminan pinjaman itu, dia menggunakan aliran pendapatan royalti masa depannya dari katalog musik yang ada. Jadi, hak atas lagu-lagunya tidak sepenuhnya berpindah tangan.  Bagaimana Memahami Mekanismenya (Kurang Lebih)?   Aspek Royalty Backed Note (Model The Weeknd) Penjualan Katalog Langsung (Model Tradisional) Sekuritisasi Aset (ABS) Biasa Kepemilikan Tetap pada artis (setela...

The Weeknd Finalisasi Perjanjian Katalog Senilai 16,6 Triliun dengan Lyric Capital Group

Gambar
The Weeknd Finalisasi Perjanjian Katalog Senilai 16,6 Triliun dengan Lyric Capital Group   Setelah beredarnya rumor di musim panas bahwa The Weeknd (Abel Tesfaye) mencari penawaran senilai $1 miliar untuk katalognya, perjanjian akhirnya terwujud dengan Lyric Capital Group . Perjanjian yang 'tidak konvensional' ini, mencakup seluruh katalog artis hingga tahun 2025, dan timnya tetap mempertahankan kendali kreatif atas karyanya. "Sejak awal pertemuan, sudah jelas bagi semua orang di Lyric bahwa Abel tidak akan menjual katalognya. Dia ingin lebih inovatif dan kreatif dalam cara kami menjalin kemitraan," jelas seorang perwakilan The Weeknd. "Untuk itu, melalui usaha patungan ini, kami membangun dan meluncurkan model bisnis baru dengan Abel dan katalog ikoniknya, di mana Abel dan timnya memiliki kebebasan untuk mengeksekusi visi kreatif mereka dengan seluruh haknya, baik penerbitan maupun master. Perjanjian katalog unik ini menetapkan standar baru untuk ekuitas dan ken...

TikTok Mengungkap Artis dan Lagu Terpopuler 2025

Gambar
  Sebagai rumah budaya musik yang tak tertandingi, pada tahun 2025 TikTok sekali lagi telah menginspirasi tren musik global, menulis babak pertama dari banyak kisah sukses artis, dan meluncurkan lagu-lagu viral yang kemudian sukses di tangga lagu dan menjadi sangat populer di seluruh dunia. Komunitas TikTok yang terdiri dari lebih dari satu miliar penggemar musik telah membuktikan bahwa musik dimulai dari TikTok, yang menjadi batu loncatan bagi karir sejumlah artis baru yang luar biasa, termasuk Alex Warren, Ravyn Lenae, sombr, dan Lola Young. TikTok juga terus memperkenalkan lagu-lagu lama kepada pendengar baru, dengan penemuan kembali lagu-lagu seperti Breakin' Dishes dari Rihanna, Let Down dari Radiohead, dan Rock That Body dari the Black Eyed Peas, yang sering kali didengar - dan kemudian diputar - untuk pertama kalinya oleh komunitas berkat TikTok.    Artis Global Terbesar di TikTok Tahun Ini - KATSEYE   Artis Global Tahun Ini di TikTok adalah KATSEYE (15 juta...

Konferensi Musik Indonesia 2025 Resmi Ditutup: Hasilkan Rekomendasi Strategis dan Deklarasi Bersama untuk Ekosistem Musik Nasional

Gambar
Konferensi Musik Indonesia 2025 Resmi Ditutup: Hasilkan Rekomendasi Strategis dan Deklarasi Bersama untuk Ekosistem Musik Nasional   Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2025 resmi ditutup setelah tiga hari penuh dilaksanakan diskusi, kolaborasi, dan pematangan gagasan. Penutupan yang dihelat di The Dome Senayan Park ini menjadi penanda komitmen kolektif seluruh elemen ekosistem musik nasional untuk melangkah bersama membangun industri musik yang lebih adil, berdaya saing, dan berkelanjutan. Penutupan ini menandai babak baru bagi dunia musik Indonesia, dengan menghasilkan rekomendasi strategis dan Deklarasi KMI 2025 yang menjadi dasar pembentukan Tim Kerja Bersama Pemajuan Ekosistem Musik Indonesia.  Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo, didampingi Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra, bersama seluruh perwakilan ekosistem musik, mulai dari musisi, pelaku industri, komunitas, media, hingga regulator, naik ke atas panggun...